Jumat, 27 Mei 2011

terompet sang MAHA


sekarang adalah ajalku
sekarang adalah waktuku..
terompet itu telah berbunyi
menggema di semesta raya
memantul-mantul tak beraturan
ya..apakah ini ajalku ?
ajal yang siap menjemputku
mengajaku menari dan berdansa
di tempat yang sebelumnya tidak pernah aku lihat
tempat yang paling indah
tempat dengan alunan musik tersyahdu
dengan alunan suara orang termerdu
dan dengan ayat-ayat suci yang dialantunkan
heiii...kalian?
apakah ini surga?..apakah ini yang dinamakan firdaus
tempat dimana para orang baik berkumpul
orang yang tidak pernah melakukan dosa
dan orang yang taat akan sebuah perintah
tidak..tidak..
tempat ini bukan untuku..bukan bagiku
aku tidak pantas berada disini
hidupku penuh kenistaan..
penuh dengan limpahan dosa
harusnya aku ada di tempat seberang sana
tempat terpanas,dengan api yang menjilat-jilat
bau anyir darah dan nanah..
tapii.....
ini tempatku..impianku..harapanku
sang MAHA punya rencana terbaik untukku
wujudkan,ciptakan
semua yang terbaik pasti kan laik
dan akulah yang laik itu...
dan kini adalah pembuktian

Kata


kata.....
dengan kata kita bisa tertawa
dengan kata kita bisa menangis
dan dengan kata pula kita bisa menaklukan dunia
dengan kata kita juga bisa melihat kejadian masa lalu
bahkan 5000 tahun yang lalu
semua yang ada di dunia ini bisa jadi milik kita
tapi juga bisa hilang tanpa adanya kata-kata
dengan kata manusia bisa keluar dari kegelapan
dengan kata kita takkan terkubur dari kesuraman
apa yang kita rasakan..
kita pikirkan dan kita ketahui
semua bisa kita sampaikan hanya dengan kata-kata
dan kita bisa genggam dunia ini juga dengan kata
ya kata-kata....
yang terbentuk dari beberapa unsur huruf
menyatu merangkai kalimat dalam kata
kata..dan kata yang menguasai dunia

Senin, 23 Mei 2011

Akoya


sayangku..
cintaku...
kini aku telah mengerti
kaulah cintaku belahan jiwaku
saat aku jumpa pertama denganmu di lembah plum itu
aku langsung tahu
bahwa kau adalah belahan jiwaku

sayangku
...
buanglah masa lalumu
dan jadilah miliku
saat pertama merasakan ini
jantungku berdebar,,
hatiku tergetar..

sayangku...
saat aku mendengar
suaramu..
dan saat aku menyentuhmu
aku
merasakan suatu aura kebahagiaan
kau adalah diriku yang satunya
dan aku adalah dirimu yang satunya
aku mencintaimu melebihi diriku
kita bertemu setelah sekian lama terpisah
sesungguhnya kita satu jiwa
jiwa yang terpisahkan hawa dunia

sayangku
..
belahan
jiwaku
lembah ini mempersatukan kita kembali
menjadi satu nyawa..satu arti
sayangku....ruh jiwa ini sepenuhnya milikmu
dan ruh jiwamu sepenuhnya miliku
semesta ini yang kan menaungi kita
dalam satu..dan satu
andromeda kan jadi jawaban atas semua raguku
dalam satu genggaman
dalam satu dekapan..
cinta dan rindu akoya

-mirror mask -

Selasa, 17 Mei 2011

hati ( angin )


angin....

aku tak pernah menyadarinya

bagaimana dia lahir dan bergerak

bentuk angin..suara angin

dia adalah udara yang melambai bergerak

angin yang bisa mendorong tubuhku

angin adalah hawa yangselama ini masuk

ke sela-sela jariku

ooh angin...

bagaimana datang dan perginya angin

lihat..awan mulai bergerak

apakah itu kekuatan angin

ya..angin yang menggerakan awan itu

apa sebenarnya angin itu

bagaimana dia hidup

jiwa sang angin

warna angin..suara angin..

bentuk angin..gerak angin

aahh aku tak tahu

karena dia tak bisa dilahat

tapi dia ada dan pasti bisa kuungkapkan

murkanya adalah kebinasaan

tapi lembutnya adalah kesyahduan

angin..udara..dan bayu

Senin, 16 Mei 2011

Huesca


Heart of the heartless world,
Dear heart, the thought of you
Is the pain at my side,
The shadow that chills my view.

The wind rises in the evening,
Reminds that autumn is near.
I am afraid to lose you,
I am afraid of my fear.

On the last mile to Huesca,
The last fence for our pride,
Think so kindly, dear, that I
Sense you at my side.

And if bad luck should lay my strength
Into the shallow grave,
Remember all the good you can;
Don't forget my love.

by john cornford

Jiwa di dunia yang hilang jiwa
jiwa sayang, kenangan padamu
adalah derita di sisiku
bayangan yang bikin tinjauan beku

angin yang bangkit ketika senja
mengingatkan ku musim gugur akan tiba
aku cemas akan kehilangan kau..
aku cemas pada kecemasanku,.

di batu penghabisan ke Huesca
di batas terakhir dari kebanggaan kita
kenanglah sayang, dengan mesra
kau kubayangkan di sisiku ada

dan jika untung malang menghamparkan
aku dalam kuburan dangkal
ingatlah sebisamu segala yang indah
dan cintaku yang kekal.

by chairil anwar

Minggu, 15 Mei 2011

Dua Merpati


"diatas kemah panglima ,seekor merpati berjongkok mengerami telornya"
"dibiarkan pannglima agar ia hidup,sedang ia sendiri pergi menghadang maut"
"alangkah bahagianya merpati itu,dengan tenang menunggu idamanya"
"seperti bahagianya seorang ibu yang menunngu kelahiran anaknya"

"diatas kemah panglima,seekor merpati berjongkok mengerami telurnya"
"kalau ditanyakan kepadanya tentang telornya itu ia akan menjawab..inilah miliku yang paling berharga"
"seperti bahagianya seorang ibu yang memiliki seorang anak dalam hidupnya,selamanya ia tak akan kesepian"
"apakah aku terlalu memberatkan alam ini,bila aku bebani cintaku dengan seorang lelaki"

"diatas kemah panglima,seekor merpati berjongkok mengerami telurnya"
"matahari,bulan,bintang-bintang dan seluruh alam ini kecil dalam pandanganya,lebih kecil dari telur yang dieraminya itu"
"seperti cinta kasihnya kepada seorang ibu terhadap anaknya melebihi segala cinta"
"apakah terlalu berat atau mustahil,bila aku sendiri ingin menjadi seperti merpati itu"

"diatas kemah panglima,seekor merpati berjongkok mengerami telornya"
"berkata merpati itu :"alam ini ingin dipandang dengan dua warna oleh wanita"
"kekasih besar adalah suami,dan kekasih kecil yaitu anak"
"masing-masing tunduk kepada undang-undangnya,wanita tidak mau tunduk kecuali terhadap undang-undangnya pula"

"hai merpati,engkau tidak mengenal panglima,tetapi ia telah meninggalkan kemahnya untukmu"
demikianlah nasib:keadilan yang berlipat ganda disatu pihak dan kekejaman berlipat ganda pada pihak lain"
"pujilah Tuhan hai merpati,sekalipun engkau tak punya bahasa dan agama"
"engkau hanya punya:cinta...instink...dan hidup"

"diatas kemah panglima seekor merpati mengerami telurnya"
"merpati bahagia yang akan menjadi Hud-hud sulaiman dalam sejarah"
"dihubungkan Hud-hud dengan sejarah dan sulaiman dan akan dihubungkan merpati itu dengan..Amr bin ash..

perasaan pohon ( terfikirkan )




terfikirkan sejenak...

melihat gagahnya pohon itu kekar berdiri

sejak pucuk pertamanya keluar dari dalam tanah

bagaimana dia bisa tumbuh sebesar ini..

dan kekuatan seperti apa yang digunakanya

untuk menghisap dan menarik air dari akarnya

apa kamu suka akan hujan ?

apakah juga kamu takut dengan badai ?

apa kamu benci kilat ?

apa kamu merasa kesakitan ?

ketika angin besar mematahkan tangkaimu

apa kamu punya serangga dan burung favorit

apa kamu tidur pada malam hari

apakah ketika matahari menyinari pagi hari perasaanmu jadi enak?

apakah ini perasaanmu..

ya ini benar-benar perasaanmu..

hal yang kadang tak pernah terbesit sama sekali di benak kami

padahal...hmmm

berkah dari tubuhmu selalu kami terima

tapi kami hampir tak menoleh sedikitpun

kini kutahu perasaanmu..

terimakasih..

Rabu, 04 Mei 2011

aku linglung


Bingung..Takut..Ngeri
membayangkan apa yang akan terjadi di masa yang akan datang..
Jikalau detik inipun untuk memutar otak dari kanan menuju kiripun teramat susah..
Menjadi petarung seorang diri
tanpa adanya komandan..
Dan anak buah membuat aku mati kutu
di tengah peperangan bangsa bar bar ini,
bangsa dimana yg punya harta,
kekuasaan,dan rupa..
dialah yang akan membuatnya jadi pemenang,
oh jamanku..Inikah bentuk hukuman..
Sakit dan tersakiti..
Memakai topeng ketegaran dan senyuman
untuk semangat orang lain..
Oh jamanku..
Aku tak tau sampai kapan bisa membagi
Anggaplah ragaku sudah mati..
Tinggal jiwa yang menuntun dan membangkitkan aku
untuk terus bernafas..Bergerak..Dan berfikir..
Tak ada seorangpun yg tau aku hanya sebuah robot kehidupan,
korban dari ketidak adilan...
Anak..Anak..Dan anak..
Nyawaku kini sepenuhnya miliknya..
Masa bodoh dgn diriku..
Aku linglung..Hahaha

meracau ??


hari ini saya ingin mengeluh..
meratap..menangis..tertawa..
dan berusaha meluapkan segala ganjalan di dalam raga ini...
Tuhan..saya selama ini diam..berusaha tegar...
mengembangkan senyum untuk orang2 terkasih..
kaki saya jadikan kepala dan sebaliknya..
itupun masi hampa
tapi hari ini saya ingin mengeluh..
Tuhan..
Begitu nikmat ujianmu hari ini,,
terasa deras mengalir dari jam ke jam..
menit ke menit...detik ke detik
hingga detik ini pun kesabaranku masih kau uji...
Aku ingin mengeluh..berontak...kali ini saja...
lelah dan gontai kakiku sudah...
tangisanya..sakitnya..membuatku semakin lemah...
dalam titik nadir di kepala hamba..
ingin rasanya kuledakkan...dan kulenyapkan
Aku betul2 ingin mengeluh..
tak kan mungkin ada yang dengar..
menoleh..bahkan merengkuh...
Tuhan malam ini aku Hanya ingin mengeluh dalam waktu ini saja...

Setelah ini saya diam..tidak lagi mengeluh....

seperti apa ayah itu


ayah...bopo...romo...
aaahhhh..seperti apa dia
namanya hanya selalu tersuar dari mulut ibu
cerita perjuanganya hanya lewat saja di telingaku
aku hanya bisa melihat...dan menggigit ibu jari

disaat teman-teman sebaya ku dulu mendapatkan pelukan
dari sosok bernama ayah...

oohhh ibuu...gemas rasanya kalbuku
aku ingin sosok bernama ayah itu
belikan aku jikalau perlu..rindu padu diriku
atau jikalau kau tak mampu membelikanya..
carikan sosoknya di tempat sampah itu
sebagaimana ceritamu dulu aku pernah dibuang disitu
ibuuu...tolong bantu aku cari sosok itu
diujung langitpun..bantu aku ibuuu
dan ibu hanya bisa menjawab
"maaf aku tak bisa anakku"
terasa lesu..