Rabu, 12 Oktober 2011

Entah




    Haruskah kita tak acuh dan mengingkari rasa saling itu? Buncah rasa luar biasa saat bersamamu, tak merangkul waktu lagi. Dan aku tak terbiasa. Sendiri lagi, sanggupkahku? Dalam sadarku telah kusunting luka. Dan kuterima, sakitnya memang luar biasa. Inikah yang kubela? Maaf, aku tak menyajikan apa-apa kecuali seikat kebersamaan. Aku pikir, kamu mulai kecewa. Mungkinkah? Jawabnya cuma ada : ENTAH! Entah dimana, entah kapan masanya, cinta itu memanggilku lagi? Jika itu terjadi, semoga kamu lah tujuanku berlari —sekali lagi.

- Moammar Emka-

Senin, 10 Oktober 2011

Berharap Sempurna





Aku tak pernah berharap
Kau menjadi sempurna
Aku mencintaimu karena apa adanya
Tapi aku selalu berharap
Cintaku menjadi sempurna, untukmu
Karena di hatimulah tempatku ingin berhenti
Karena kamulah alasan pencarianku

Ijinkan aku mencintaimu dengan caraku
Menjadikanmu pengantin suci di setiap jejak napasku
Ijinkan aku mencintaimu dengan caraku
Menjadikanmu satu-satunya yang terindah, untukku.


by.Moammar Emka


Rabu, 17 Agustus 2011

Cahaya Bulan


Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa
Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
Apakah kau masih selembut dahulu
Memintaku minum susu dan tidur yang lelap
Sambil membenarkan letak leher kemejaku

Kabut tipis pun turun pelan pelan di Lembah Kasih
Lembah Mandalawangi
Kau dan aku tegak berdiri
Melihat hutan-hutan yang menjadi suram
Meresapi belaian angin yang menjadi dingin

Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
Ketika kudekap
Kau dekaplah lebih mesra
Lebih dekat
Apakah kau masih akan berkata
Kudengar detak jantungmu
Kita begitu berbeda dalam semua
Kecuali dalam cinta

Cahaya bulan menusukku
Dengan ribuan pertanyaan
Yang takkan pernah kutahu dimana jawaban itu
Bagaikan letusan berapi
Membangunkanku dari mimpi
Sudah waktunya berdiri
Mencari jawaban kegelisahan hati

- gie -

Puisi Terakhir


Ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke mekkah,
Aada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di wiraza,
Ttapi aku ingin menghabiskan waktu ku disisi mu sayang ku….
Bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu
Atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah mandala wangi

Ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di danang
Ada bayi-bayi yang lapar di Biafra
Tapi aku ingin mati disisi mu manisku


Setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya
Tentang tujuan hidup yang tidak satu setan pun tahu
Mari sini sayangngku
Kalian yang pernah mesra Yang pernah baik dan simpati padaku
Tegaklah ke langit luas Atau awan yang menang

Kita tak pernah menanamkan apa-apa
Kita takkan pernah kehilangan apa-apa

Nasib terbaik adalah tidak pernah dilahir
Yang kedua dilahirkan tapi mati muda
Dan yang tersial adalah berumur tua

Berbahagialah mereka yang mati muda
Mahluk kecil kembalilah dari tiada ke tiada
Berbahagialah dalam ketiadaanmu

-Soe Hok Gie-

Rabu, 03 Agustus 2011

Bidadari Surga


Senyuman terukir indah
Menghiasi wajah indah nan bercahaya
Merah pipi menambah seri
Pesonanya mengobati luka di hati

Getar suara dalam canda tawa
Mengalun indah menggetarkan suasana
Penuh ceria dan bahagia
Menemani hari dalam nuansa indah

Berbagi dalam bahagia
Sedih dan duka lara tersimpan rapi dikedalaman hati
Menunggu saat indah tuk dapat diutarakan
Dengan tutur penuh hikmah dalam perkataan

Pesan-pesan penuh hikmah
Mengiringi langkah-langkah dalam perjuangan
Bersama kesabaran menemani segala rintangan
Berharap akan sebuah keridhoan
Cinta kasih terukir indah menghiasi
Tiada duka tiada derita karena dia ada di sisi

Dikaulah idaman dan pujaan
Kerinduan selalu hadir menantikan
Berharap pertemuan segera diwujudkan
Hati yang terbelah kembali disatukan
Bersama kasih-Nya dan ridho-Nya

Dikaulah bidadari yang terlahirkan
Dari rahim kemuliaan
Hidupmu tuk sebuah kesetiaan

bentuk sebuah kebahagiaan
Citamu hanya satu tujuan
Berharap dapat menemani hingga hari yang dijanjikan
Menjadi bidadari dalam keabadian . . . .

Jumat, 29 Juli 2011

Adilkah Buatku


malam ini memang waktunya aku mengungkapkan
Rasa yang sebelumnya tak pernah terlintas
Tak pernah terpikirkan di benak kalian
Aku sangat lelah...aku tersungkur
Aku selalu harus memikirkan kalian
tapi tak sedikitpun aku dipikirkan..
taukah kalian aku juga punya hati dan perasaan..

Menjalani helai demi helai
Mengurai lembar demi lembar
Itu menyakitkan dan sangat membuat siksa
Apa yang aku jalani aku ungkap
Aku selalu menjaga tanpa terjaga
Sakit rasanya...

Jikalau raga ini kan terajam
Dan terhakimi oleh kesalahanya
aku rela jika itu bisa membuat angin surga
Mencintai seseorangpun tak daya
Tak terbalas dengan rasa...

Tuhan...aku tau ini cobaan
Aku tau ini ujian...anggap saja ini akhir..
Aku titip kebahagiaan anaku..
Aku titip kebahagiaan ibuku dan adiku
Aku betul2 lelah....

Buat kamu orang yang aku cintai
Rasa ini kan selalu ada..kan tersimpan
meski kau tak membalasnya..
Aku tau mereka terbaik dan lebih baik
Mungkin Bahagiamu bersamanya..
Bahagiamu adalah bahagiaku

Untuk sahabat dan orang yang bilang saudara
Aku memang tak layak dapatkan arti
Maafkan aku..ikhlaskan aku
ijinkan kulepaskan topeng ini sejenak saja
Topeng ketegaran dan kekuatan
Penuh senyum dan aura bijaksana
Ya Rabb..hamba lelah
Aku ingin sudah...

Kamis, 21 Juli 2011

Ketika Tuhan Menciptakan Wanita


Ketika Tuhan menciptakan wanita, malaikat datang dan bertanya,
"Mengapa begitu lama menciptakan wanita, Tuhan?"
Tuhan menjawab,
"Sudahkah engkau melihat setiap detail yang saya ciptakan untuk wanita?
" Lihatlah dua tangannya mampu menjaga banyak anak pada saat bersamaan,
punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan, dan semua itu hanya dengan dua tangan".

Malaikat menjawab dan takjub,
"Hanya dengan dua tangan? tidak mungkin!
Tuhan menjawab,
"Tidakkah kau tahu, dia juga mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan bisa bekerja 18 jam sehari".

Malaikat mendekat dan mengamati wanita tersebut dan bertanya,
"Tuhan, kenapa wanita terlihat begitu lelah dan rapuh seolah-olah terlalu banyak beban baginya?"
Tuhan menjawab,
"Itu tidak seperti yang kau bayangkan, itu adalah air mata."
"Untuk apa?", tanya malaikat

Tuhan melanjutkan,
"Air mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan,
kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan, dan kebanggaan,
serta wanita ini mempunyai kekuatan mempesona laki-laki,
ini hanya beberapa kemampuan yang dimiliki wanita.
dia dapat mengatasi beban lebih dari laki-laki,
dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri,
dia mampu tersenyum saat hatinya menjerit,
mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu,
bahkan tertawa saat ketakutan. dia berkorban demi orang yang dicintainya,
dia mampu berdiri melawan ketidakadilan,
dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang,
dia girang dan bersorak saat kawannya tertawa bahagia,
dia begitu bahagia mendengar suara kelahiran.
dia begitu bersedih mendengar berita kesakitan dan kematian,
tapi dia mampu mengatasinya.
dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.