Jumat, 03 Agustus 2012

Cinta adam kepada hawa ( terlalu sayang )

   

  



  Hawa kekasihku
  Rinduku telah melelehkan salju
  dan senyummu melelehkan kalbu

  Pewarna anganku
  Jangan pernah percaya engkau terbuat dari  tulang
  rusukku
  karena itu adalah mimpi kaumku
  untuk selalu mendominasi hidupmu

  Penggoda jiwaku
  Jangan percaya begitu saja pada budaya dan agama
  jika penindasan justru datang dari sana
  Kebebasanmu adalah juga kebahagiaanku
  karena aku tahu kau bisa bertanggung jawab atas
  kebebasan itu

  Jika bumi masih diijinkan berputar
  dan jika matahari belum kehabisan bahan bakar
  aku akan selalu berdampingan denganmu
  seperti tangan kanan dan tangan kiri
  satu ke depan, satu ke belakang
  satu ke belakang, satu ke depan

  Bangkitlah kekasihku
  ulurkan tanganmu tuk mereka yang masih terbelenggu
  oleh poligami, sirkumsisi, seksisme, maskulinisme
  oleh tamparan, siulan, nakalnya pandangan, pingitan

  Teriaklah pujaanku
  lawanlah mereka yang membelenggumu
  karena siapapun luruh oleh lembutnya suaramu
  Fisik dan psikis kita berbeda
  tapi itu bukan alasan untuk membeda2kan hak2 kita

  Bersinarlah wahai bidadariku
  Masa Patriarki harus diakhiri
  Matriarki pun harus dicegah terjadi
  Kita bersama bukan untuk saling menguasai
  tetapi saling mengerti dan menyayangi

  Perjalanan sejarah bukan "hisstory"
  tetapi jangan pula "herstory"
  lebih indah apabila "ourstory"


 

Senin, 09 April 2012

Syair Perempuan





Kota bergerak mencari kata-kata
Lewat panggung pentas dalam bahasa mata Memikat
Orang-orang di sini masih menjadi jam Tidur
Penuh sandiwara murahan

Lihat, salam hangat perempuan
Lentik matanya
Ketika sedikit kata-kata menari
Sampai jejak pintu pentaspun memanggil
Namanya, dengan tekun

Dengarlah, robekan tepukan mengucurkan
Teriakan, ada senyuman diperdengarkan
Untukku dan lampu-lampu kehilangan warna
Kehangatannya, kerinduannya
Sampai kudengar kau mengigau di luar teras
Puisi

Kota-kota kabupaten melewati beribu tapak
Pohonan merah
Kau yang mengatur ruangan kata
Dalam gerak seni
Tanpa kehilangan kodrat.

Selasa, 03 April 2012

- Ketika TUHAN Menciptakan Wanita -




Ketika Tuhan menciptakan wanita, malaikat datang dan bertanya,

"Mengapa begitu lama menciptakan wanita, Tuhan?"

Tuhan menjawab,

"Sudahkah engkau melihat setiap detail yang saya ciptakan untuk wanita?

" Lihatlah dua tangannya mampu menjaga banyak anak pada saat bersamaan,

punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan, dan semua itu hanya dengan dua tangan".

Malaikat menjawab dan takjub,

"Hanya dengan dua tangan? tidak mungkin!

Tuhan menjawab,

"Tidakkah kau tahu, dia juga mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan bisa bekerja 18 jam sehari".

Malaikat mendekat dan mengamati wanita tersebut dan bertanya,

"Tuhan, kenapa wanita terlihat begitu lelah dan rapuh seolah-olah terlalu banyak beban baginya?"

Tuhan menjawab,

"Itu tidak seperti yang kau bayangkan, itu adalah air mata."

"Untuk apa?", tanya malaikat

Tuhan melanjutkan,

"Air mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan,

kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan, dan kebanggaan,

serta wanita ini mempunyai kekuatan mempesona laki-laki,

ini hanya beberapa kemampuan yang dimiliki wanita.

dia dapat mengatasi beban lebih dari laki-laki,

dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri,

dia mampu tersenyum saat hatinya menjerit,

mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu,

bahkan tertawa saat ketakutan. dia berkorban demi orang yang dicintainya,

dia mampu berdiri melawan ketidakadilan,

dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang,

dia girang dan bersorak saat kawannya tertawa bahagia,

dia begitu bahagia mendengar suara kelahiran.

dia begitu bersedih mendengar berita kesakitan dan kematian,

tapi dia mampu mengatasinya.

dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka. 

Senin, 02 April 2012

- Topeng kita -




            “Kita semua memakai topeng. Saya pakai Kamu juga. Tapi, topeng itu akan melelahkan kalo terlalu lama dipakai. Ada kalanya kita harus belajar membuka diri terhadap orang lain tanpa menelanjangi diri sendiri.”

hidup dalam kepura-puraan..yang seharusnya tangis harus menjadi tawa..dan sebaliknya yang harusnya tawa tapi harus jadi air mata..melelahkan memang..belajar bijak menjadi diri sendiri...belajar untuk memberi kebahagiaan utuh kepada orang lain..tanpa mengesampingkan kebahagiaan kita...

hempaskan buasnya....hempaskan lembutnya...dan rengkuh damainya..jiwa kita..untuk kita..dan hanya kita

Jumat, 24 Februari 2012

Lemah ( aku )





Ya Allah...,
Menangis hati ini bila teringat
Segunung dosa yg terus meningkat
Jatuh air mata tak terbendung
Ketika kembali mengenang buruk perilaku

Merintih diri ini Ya Allah
Perih tiada terkira
Ku bersujud dihadapanMu
Ampunilah semua dosaku

Ya Allah...,
Siramilah jiwaku yg gersang ini
Hidupkanlah semangat dlm dadaku
Jangan biarkan aku menangisi takdir
Jangan biarkan dosa itu terus membayangiku
Sungguh aku takut Ya Allah
Aku takut siksamu kelak
Aku takut tak cukup sisa umurku untuk menebus semua dosaku

Ya Allah ..,
Engkau maha pengampun lg maha penyayang

Berilah aku waktu,
Ijinkan di sisa umurku agar sll berada dlm jalanMu
Dlm bimbingan cinta dan kasihMu

Ya Allah...,
Jadikanlah sebaik baik umurku pd bagian akhirnya
Sebaik baik perbuatan pd bagian akhirnya
Dan sebaik baik hari pd hari aku menjumpaiMu

Minggu, 19 Februari 2012

Ibu Yang Bukan Peri







sudah lama aku meninggalkanmu
demi sebuah kata yang tak pernah habis
sudah lama aku meninggalkanmu
demi kepentingan yang bukan lagi miliku
sudah lama aku meninggalkanmu
demi mengikuti kata hati yang tiada habis

arjunaku..seiring perkembangan waktu
aku sedih melihatmu berjalan sendiri
jiwa yang sebenarnya tidak aku inginkan
dirimu menjadi pemberontak,pemarah,
aku tau kau kehilangan sosokku

arjunaku..demi Tuhan bukan itu mauku
inginku mendampingimu setiap detik waktu
menjadi pelipur laramu..teman bermainmu
tapi ada luka yang menyayatku
setiap aku bersamamu..

arjunaku..aku bukanlah ibu peri yang baik
harusnya kusadari itu..kupahami itu
kau selalu asing dengan sosokku
arjunaku seiring waktu
ingin kubawa kau pergi dari semua ini

jauh dari tempat ini..kita berdua
dan akan merasakan gemingnya berdua saja
agar aku bisa menunjukan bahwa aku bisa merawatmu
ibu peri mu ini lelah sayang
kepentinganmu selalu terabaikan

kan kususun puzzle yang hancur ini lagi
demi kamu..ibu yang tak menyayangiku
ayah yang tak memperdulikanku
dan dunia yang hitam buatku

ku tak akan mengeluh lagi sayang
ulurkan tanganmu,kita tapaki
kita mulai lagi sebagaimana kau baru terlahir dulu
maafkan ketidakmampuan ibu bukan perimu ini

sayang kamu selalu dafaku

Kamis, 16 Februari 2012

Aku tahu sesuatu







aku tau akan sesuatu
sesuatu yang tak pernah kalian ketahui
aku tahu akan sesuatu
sesuatu yang selalu aku mengerti
aku tau akan sesuatu
ketika mata terpejam tapi hati bergumam
aku tau akan sesuatu
ketika cibiran dan hujatan
kalian sampaikan dibelakakngku
mata hatiku tau sesuatu
sebuah kalimat sederhana
tinggalkan aku jika senyum itu palsu
tinggalkan aku jika rengkuhan itu semu
aku terbiasa dengan kenyataan
basa-basi tidak akan meluluhkanku
mata hatiku tahu sesuatu
ya aku paham akan sesuatu
sudahlah....